Tampilkan postingan dengan label IPA BIOLOGI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IPA BIOLOGI. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 September 2013

Siklus Menstruasi


          Umumnya siklus menstruasi terjadi secara periodik setiap 28 hari (ada pula setiap 21 hari dan 30 hari) yaitu sebagai berikut : Pada hari 1 sampai hari ke-14 terjadi pertumbuhan dan perkembangan folikel primer yang dirangsang oleh hormon FSH. Pada saat tersebut sel oosit primer akan membelah dan menghasilkan ovum yang haploid. Saat folikel berkembang menjadi folikel de Graaf yang masak, folikel ini juga menghasilkan hormon estrogen yang merangsang keluarnya LH dari hipofisis. Estrogen yang keluar berfungsi merangsang perbaikan dinding uterus yaitu endometrium yang habis terkelupas waktu menstruasi, selain itu estrogen menghambat pembentukan FSH dan memerintahkan hipofisis menghasilkan LH yang berfungsi merangsang folikel de Graaf yang masak untuk mengadakan ovulasi yang terjadi pada hari ke-14, waktu di sekitar terjadinya ovulasi disebut fase estrus.
Selain itu, LH merangsang folikel yang telah kosong untuk berubah menjadi badan kuning (Corpus Luteum). Badan kuning menghasilkan hormon progesteron yang berfungsi mempertebal lapisan endometrium yang kaya dengan pembuluh darah untuk mempersiapkan datangnya embrio. Periode ini disebut fase luteal, selain itu progesteron juga berfungsi menghambat pembentukan FSH dan LH, akibatnya korpus luteum mengecil dan menghilang, pembentukan progesteron berhenti sehingga pemberian nutrisi kepada endometriam terhenti, endometrium menjadi mengering dan selanjutnya akan terkelupas dan terjadilah perdarahan (menstruasi) pada hari ke-28. Fase ini disebut fase perdarahan atau fase menstruasi. Oleh karena tidak ada progesteron, maka FSH mulai terbentuk lagi dan terjadilan proses oogenesis kembali.

hormones1
Gambar 1. Siklus Menstruasi


Siklus mentruasi ini melibatkan kompleks hipotalamus-hipofisis-ovarium.
fisio1
Gambar 2. Kompleks Hipotalamus-Hipofisis-Ovarium
Sistem hormonal yang mempengaruhi siklus menstruasi adalah:
1. FSH-RH (follicle stimulating hormone releasing hormone) yang dikeluarkan hipotalamus untuk merangsang hipofisis mengeluarkan FSH
2. LH-RH (luteinizing hormone releasing hormone) yang dikeluarkan hipotalamus untuk merangsang hipofisis mengeluarkan LH
3. PIH (prolactine inhibiting hormone) yang menghambat hipofisis untuk mengeluarkan prolaktin
fisio2Gambar 3. Siklus Hormonal

Pada tiap siklus dikenal 3 masa utama yaitu:
1. Masa menstruasi yang berlangsung selama 2-8 hari. Pada saat itu endometrium (selaput rahim) dilepaskan sehingga timbul perdarahan dan hormon-hormon ovarium berada dalam kadar paling rendah
2. Masa proliferasi dari berhenti darah menstruasi sampai hari ke-14. Setelah menstruasi berakhir, dimulailah fase proliferasi dimana terjadi pertumbuhan dari desidua fungsionalis untuk mempersiapkan rahim untuk perlekatan janin. Pada fase ini endometrium tumbuh kembali. Antara hari ke-12 sampai 14 dapat terjadi pelepasan sel telur dari indung telur (disebut ovulasi)
3. Masa sekresi. Masa sekresi adalah masa sesudah terjadinya ovulasi. Hormon progesteron dikeluarkan dan mempengaruhi pertumbuhan endometrium untuk membuat kondisi rahim siap untuk implantasi (perlekatan janin ke rahim)

Daur Menstruasi
untitled-12

Masa Subur
Masa subur adalah masa dimana akan terjadi kehamilan pada saat fertilisasi. Pada masa itulah, sel telur yang dihasilkan berada dalam keadaan siap untuk dibuahi.
untitled-21
Animasi
Siklus Menstruasi

Kamis, 29 November 2012

KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP

     KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP 

 Manusia berusaha menyederhanakan makhluk dengan menggolongkan makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri yang dimilikinya.
Di dalam kelompok yang mempunyai ciri –cri yang sama tersebut pastilah ditemukan lagi perbedaan –perbedaan .kemudian dib bentuk kelompok – kelompok berdasarkan persamaan ciri-ciri yang di miliki.ilmu yang mempelajari pengelompokan makhluk hidup dengan suatu sistem tertentu disebut:klasifikasi / taksonomi. Pada abad ke-18  Carolus Linnaeus (1707-1778) , seorang ahli BIOLOGI dari Swedia memperkenalkan Klasifikasi berdasarkan peresamaan struktur. Dengan cara seperti ini maka makhluk yang ada dipermukaan Bumi ini di bedakan menjadi 2 yaitu :
1.    Kelompok dunia kehidupan besar : A.  Dunia hewan/Animalia
B.    Dunia tumbuhan


2.    Kelompok dunia lebih kecil ( takson ) :
a.    Kingdom /kerajaan
b.    Filum
c.    Class / kelas
d.    Ordo / bangsa
e.    Familia /suku
f.    Genus /marga
g.    Species / jenis
 Dalam dunia tumbuhan dibagi menjadi takson- takson sebagai berikut :
a.    Kingdom / kerajaan
b.    Devisi
c.    Class/kelas
d.    Ordo / bangsa
e.    Familia / suku
f.    Genus / marga
g.    Species / jenis

        Selain itu ,di dalam klasifikasi makhluk hidup menggunakan sistem yang disebut dengan Sistem Binomial Nomenklatur ( sistem nama ganda ). Didalam sistem Binomial Nomenklatur mempunyai aturan-aturan sebagai berikut :
a.    Species terdiri dari 2 kata,kata pertama menunujukan genus dan kata ke kedua menunjukan sifat Spesifikasinya.
b.    Kata pertama diawali dengan huruf besar & kata kedua dengan huruf kecil.
c.    Menggunakan bahasa latin atau Ilmiah atau bahasa yang dilatinkan dengan dicetak miring/digaris bawah.
Contoh : Nama species Pisang ; Musa Paradisiaca L
          Genus  : Musa
          Species  : Paradisiaca      
Pelaku pengidentifikasi oleh Linnaeus disingkat L.

Urutan Takson/tingkatan    Hewan    Tumbuhan
Kingdom
Devisi/filum
Class
Ordo
Familia
Genus
Species     Animalia
Chordata
Mammalia
Carnivora
Canidae
Canis
Canis familiaris ( anjing )    Plantae
Spermatophyta
Angiospermae
Leguminosae
Papillioceae
Phaseolus
Phaseolus vulgaris ( kacang buncis )


     Monera
a.    Monera berasal dari kata Monares yang berarti tunggal 
b.    Mikrooganisme ini memiliki selubumg inti tetap , tidak memiliki selubung inti sehingga bersifat prokariotok  , misalnya bakteri dan ganggang biru
1.    Bakteri
Stuktur bakteri masih sangat sederhana .umumnya tidak memiliki seelubung kloroffil dan bersifat heterotrof . tempat hidup : di kulit , di mulut ,di tanah dan lainnya
Berdasarkan bentuknya dibedakan menjadi 3 yaitu :

a.    Bacillus : berbentuk basil / batang
1.    Steptobasil ,panjang  seperti  rantai
2.    Iplobasil,berkelompok dua –dua
3.    Basil tunggal
b.    Coccus : berbentuk bola
1.    Monococus ,tunggal
2.    Diplococus , berkoloni dua dua
3.    Streptococus ,seperti rantai
4.    Staphylococus , seperti buah anggur
5.    Sarcina , berbentuk bola
c.    Spirillum : berbentuk spiral
1.    Spiral
2.    Koma
3.    Spirochaeta
Di dalam kehidupan manusia ada bakteri yang menguntungkan dan merugikan
Contoh bakteri yang menguntungkan
1.    Rhizobium radicicola
Contoh bakteri yang merugikan :
1.    Salmonella typhosa
2.    Mycobacterium tuberculesis
*ganggang biru
Merupakan ganggang yang bersel satu ,memiliki pigmen yang tergolong fibobilin yaitu : fikosiami berwarna biru dan fikoeritrin yang berwarna merah
     Protista
Bersifat eukariotik yaitu memiliki membra inti , bersel tunggal dan multiseluler ,contoh : protozoa yang memiliki ukuran sangat kecil ,hidup di air ,parasit ,dan berkembangbiak dengan membela diri
Berdasarkan geraknya hewan hewan bersel satu dibagi mebjadi
1.    Hewan berkaki semu contoh :amoeba proteus
2.    Hewan berbulu cabuk : euglena
3.    Hewan baebulu getar : didinum
4.    Hewan berspora : plasmodium
     Fungi 
Hal hal yang perlu diperhatikan
1.    Jamur terdiri dari sel stu dan sel banyak
2.    Tubuh tersusun dari benang – benang halus
3.    Hifany ada yang bersekat dan ada yang tidak bersekan
4.    Berkembangbiak demngan spora
Berdasarkan bentuk hifa dapat  di bagi menjadi :
a.    Jamur ganggang hifany tidak bersekat –sekat
Contoh :rhizopus  untuk membuat temepe

b.    Jamur benar hifanya bersekat sekat
Berdasarkan pembentukan spora  dapat di bagi menjadi 3:
1.    Ascomycetes
2.    Basido micetes
3.    Jamur tidak sempurnah
     Plantae
Dibedakan menjadi : ganggang , lumut , paku ,dan tumbuhan biji

**ganggang / alga
Dapt di bedakan menjadi 4 berdasarkan warna :
1.     Alga hijau
2.    Alga merah
3.    Alga pirang
4.    Alga kersik
**lumut
Ciri-ciri
1.    Memiliki akar
2.    Rhizoid ( menempelkan tubuh lumut
3.    Berkembangbiak dengan bergiliran keturunan
**tumbuhan paku ciri – ciri
1.    Tempat hidup menempel pada pohon
2.    Sudah memiliki akar , daun , dan batang yang jelas
**tumbuhan biji
Berdasarkan letak bakal biji dibagi menjadi 2 :
1.    Tumbuhan biji terbuka
2.    Tumbuhan  biji tertutup
     Animalia
Berdasarkan ada tidaknya tulang ruas belakang dibadakan menjadi 2 :
a.    Avertebrata :kelompok hewan yang tidak memiliki tulang ruas belakan , dan memiliki beberapa filum :
1.    Protozoa
2.    Vermes
3.    Mollusca
b.    vertebrata : kelompok hewan yang memiliki tulang ruas belakang
dapat dibagi  menjadi 5 kelas :
1.    ikan
2.    amfibi
3.    reptil
4.    burung
5.    dan hewan menyusui